Sinergi Lintas Instansi Pastikan Harga Beras Tetap Stabil di Sumba Barat

Waikabubak, 23 Oktober 2025
Dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya beras medium dan premium, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat menggelar kegiatan pengendalian harga beras.

Pelatihan Olahan Kacang Mente: Inovasi Baru untuk Kesejahteraan Masyarakat Tana Righu

22 – 24 Oktober 2025

Tana Righu, Nusa Tenggara Timur

Dalam rangka meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil pertanian lokal, Dinas Koperindag Kabupaten Sumba Barat mengadakan pelatihan olahan kacang mente yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 24 Oktober 2025 di Kecamatan Tana Righu. Kegiatan ini diikuti oleh petani, ibu rumah tangga, dan pelaku usaha kecil di wilayah tersebut.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis mengenai cara mengolah kacang mente menjadi produk-produk bernilai tinggi seperti kacang mente panggang, kacang mente cokelat, serta olahan kacang mente lainnya yang dapat dijadikan peluang usaha. Para peserta mendapat kesempatan untuk belajar langsung dari para ahli dalam bidang pengolahan kacang mente yang telah berpengalaman dalam memproduksi berbagai produk olahan berbahan dasar kacang mente.

Selama tiga hari pelatihan, peserta tidak hanya diberi materi teoritis mengenai teknik pengolahan kacang mente, tetapi juga dilatih secara langsung melalui sesi praktek. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan proses pembuatan produk olahan, mulai dari pemilihan bahan baku kacang mente yang berkualitas, pengolahan hingga pengemasan yang menarik.

Selain itu, pelatihan ini juga memberikan pemahaman tentang pentingnya pemasaran produk olahan kacang mente, baik melalui pasar lokal maupun secara daring, guna memperluas jangkauan pasar.

Pada hari terakhir pelatihan, para peserta memamerkan hasil olahan mereka yang telah diproduksi selama kegiatan, dan mendapatkan masukan serta evaluasi dari para instruktur dan pihak terkait. Diharapkan, melalui pelatihan ini, masyarakat di Kecamatan Tana Righu dapat mengembangkan usaha berbasis olahan kacang mente yang dapat meningkatkan perekonomian lokal dan kesejahteraan keluarga.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan industri olahan kacang mente yang berkelanjutan, serta membuka peluang kerja dan pasar yang lebih luas bagi masyarakat di Kecamatan Tana Righu.

Rapat Koordinasi Percepatan Pembentukan Gerai Gudang dan Perlengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Selasa, 20 Oktober 2025
Aula Kantor Bupati Sumba Barat

Dalam upaya mempercepat realisasi pembangunan ekonomi masyarakat melalui penguatan kelembagaan koperasi dan desa/kelurahan, digelar Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Gerai Fisik, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi/Desa Kelurahan Merah Putih, bertempat di Aula Kantor Bupati Sumba Barat.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur kepentingan, antara lain perwakilan dari Camat, Kepala Desa, Lurah, dan perwakilan dari para pengurus KDKMP Sumba Barat. Rapat koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan langkah strategis dan memperkuat sinergi antarinstansi dalam percepatan pembangunan gerai fisik, fasilitas pergudangan, serta penyediaan sarana pendukung bagi koperasi dan desa/kelurahan Merah Putih.

Kegiatan diawali laporan dari Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan kabupaten Sumba Barat mengenai perkembangan pembentukan 74 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Sumba Barat (11 Kelurahan, 63 Desa).
Keseluruhan KDKMP tersebut sudah berbadan hukum dan sedang dalam tahap pengembangan rencana usaha yang kemudian terdaftar dalam SIMKOPDES (Sistem Informasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih), serta dokumen lain yang diperlukan di dalam system tersebut.

Dalam sambutan Bupati Sumba Barat, memberikan arahan dan sekaligus memimpin tema Rapat Koordinasi terkait Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Gerai Fisik, Pergudangan, Dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Beliau menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan agar program pembangunan berjalan tepat sasaran. “Gerai fisik dan fasilitas pendukung bukan hanya simbol kemajuan infrastruktur, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat yang berdaya saing,”.
Bupati Sumba Barat berharap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat berjalan dengan baik, karena program ini adalah untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat, terkhususnya masyarakat di desa. Keberhasilan program ini sangat bergantung dari kerja sama antar instansi terkait juga masyarakat.

Rapat juga membahas berbagai aspek teknis, mulai dari kesiapan lahan, mekanisme pendanaan, pengadaan barang dan jasa, hingga pembagian peran antarinstansi. Melalui percepatan pembangunan ini, diharapkan koperasi dan desa/kelurahan Merah Putih dapat menjadi model pengembangan ekonomi berbasis komunitas yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.

Adapun laporan hasil pendataan dari KODIM 1613/Sumba Barat yang disampaikan langsung oleh DANDIM. Yaitu sudah terdapat 10 Desa yang memiliki lahan siap pakai dan model pembentukan gerai fisik, pergudangan, dan kelengkapan adalah ukuran 600 meter persegi. Sebenarnya lahan yang dibutuhkan adalah 1000 meter persegi, namun mengingat keterbatasan di daerah sehingga diputuskan untuk membuat model 600 meter persegi. Bpk DANDIM juga dalam kesempatan ini, mengharapkan partisipasi pemerintah daerah dan pemerintah desa lainnya untuk memberikan data aset yang dibutuhkan untuk pembangunan tersebut.

Pastikan Takaran Sesuai, Pelaku Usaha Sumba Barat Ikuti Tera & Tera Ulang”

Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumba Barat melalui Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga menyelenggarakan kegiatan Tera, Tera Ulang, dan Pengawasan Metrologi Legal Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Pasar Wee Karou, mulai Rabu, 1 Oktober 2025 hingga Jumat, 3 Oktober 2025, pukul 08.00 – 14.30 WITA.

Ayo Tera Alat Ukur Anda di Pasar Wee karou

Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga,
Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumba Barat,
memberitahukan bahwa kegiatan Sidang Tera dilaksanakan selama 3 (tiga) hari:

  • Rabu, 01 Oktober – Jumat, 03 Oktober 2025
  • Pukul 08.00 – 14.00 WITA
  • Kantor Pasar Wee Karou

Hari ini merupakan hari pertama pelaksanaan kegiatan.

Pengumuman ini ditujukan kepada seluruh pelaku usaha di wilayah Waikabubak, baik yang sudah menerima undangan maupun yang belum menerima undangan.
Kami mengajak untuk membawa dan menertibkan UTTP (Alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya) masing-masing demi mendukung perdagangan yang jujur dan melindungi konsumen. Mari bersama sukseskan kegiatan Sidang Tera ini demi terciptanya tertib niaga di Kabupaten Sumba Barat.