Momentum Baru: Serah Terima Jabatan Pejabat Tinggi Pratama dan Launching Website Dinas Koperindag Sumba Barat

Pada hari Selasa, 26 Agustus 2025 pukul 12.00–14.30 WITA bertempat di Kantor Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumba Barat, telah dilaksanakan kegiatan Serah Terima Jabatan Pejabat Tinggi Pratama. Acara ini diawali dengan penyampaian ucapan profisiat kepada Kepala Dinas yang baru serta penghargaan dan terima kasih yang mendalam kepada Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bapak Yacobus Jefrison Dapamerang, SP., MM., selaku perwakilan Bupati Sumba Barat.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pegawai Dinas Koperindag bersama perwakilan dari Bagian Hukum dan Tata Pemerintahan Setda Sumba Barat, mengingat Kepala Dinas baru, Bapak Agustinus Elia Jaha, S.H., sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Hukum dan Tata Pemerintahan selama lima tahun. Kehadiran tersebut semakin menambah kekhidmatan acara sekaligus menjadi bentuk dukungan lintas bagian terhadap estafet kepemimpinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat.

Dalam sambutannya, Bapak Jefrison Yacobus Dapamerang, SP., MM. menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini harus menjadi momentum penguatan kinerja dinas dalam mendukung program-program strategis Pemerintah Daerah. Beliau menyoroti pentingnya optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang belakangan ini belum berjalan maksimal. Asisten II juga mendorong partisipasi aktif dari para CPNS dan PPPK yang baru untuk mengambil peran nyata dalam mendukung program-program tersebut, agar Dinas Koperindag mampu bergerak lebih cepat, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Selanjutnya, Bapak Woldeman H. Wello, S.Si., M.Si. yang telah mengemban tugas sebagai PLT Kepala Dinas selama lebih dari dua bulan, menyampaikan refleksi dan pengalaman selama masa jabatannya. Beliau menggambarkan bahwa Dinas Koperindag adalah “raksasa yang sedang tertidur” karena menaungi empat kementerian sekaligus dengan sektor kerja yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, sehingga memerlukan energi besar dan kerja sama yang solid untuk membangunkannya.

Sementara itu, Kepala Dinas yang baru, Bapak Agustinus Elia Jaha, S.H., dalam sambutannya memberikan motivasi kepada seluruh jajaran ASN dengan ungkapan, *“Sepatu kiri dan sepatu kanan berbeda. Kalau kaki kiri berjalan sendiri dan kaki kanan berjalan sendiri pasti akan jatuh. Maka sebaiknya kaki-kaki harus berjalan seirama untuk membangun sebuah kebersamaan.” Pesan ini menjadi pengingat penting bahwa sinergi, kebersamaan, dan langkah seirama merupakan kunci dalam membangun dinas yang kuat serta mampu menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan pembacaan dan penandatanganan berita acara, penyerahan berkas/aset dari PLT kepada Kepala Dinas baru, serta penyerahan cenderamata kepada tiga tokoh penting dalam acara ini. Momentum bersejarah juga ditandai dengan launching Website Resmi Dinas Koperindag sebagai salah satu bentuk inovasi yang digagas oleh PLT Kepala Dinas bersama CPNS dan ASN muda, sebagai media informasi dan transparansi publik dalam mendukung layanan dinas yang lebih terbuka, responsif, dan modern.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan tekad untuk membangun Dinas Koperindag Sumba Barat menjadi lebih maju, mandiri, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Acara Serah Terima Jabatan

Pembacaan Berita Acara

Penandatangan Berita Acara

Penyerahan Berkas dan Aset

Pemberian Cenderamata

Launcing Website Koperindag

Foto Bersama

Bazaar UMKM Meriahkan Event Pacuan Kuda di Gelora

Bazaar UMKM Meriahkan Event Pacuan Kuda di Gelora

Weekarou, 3 Agustus 2025 – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumba Barat menyelenggarakan Bazaar UMKM sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui promosi, pemasaran, dan pemberdayaan pelaku usaha masyarakat. Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan event Pacuan Kuda di Gelora, mulai tanggal 22 Juli hingga 02 Agustus 2025.

Bazaar ini menghadirkan beragam produk unggulan UMKM Sumba Barat, mulai dari kerajinan tangan, kuliner khas daerah, hingga produk olahan lokal yang inovatif. Kehadiran bazaar di tengah event budaya Pacuan Kuda diharapkan dapat menjadi wadah strategis bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar, memperkenalkan produk, sekaligus menjalin interaksi langsung dengan para konsumen.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumba Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperkuat sektor perdagangan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. “Kami ingin agar UMKM Sumba Barat semakin dikenal luas, mampu bersaing, dan menjadi motor penggerak perekonomian daerah,” ujarnya.

Dengan adanya Bazaar UMKM yang terintegrasi dengan event budaya daerah, diharapkan perekonomian Sumba Barat dapat semakin tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. , sehingga diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung sekaligus meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM daerah.

Bazaar UMKM

Bazaar UMKM ini diselenggarakan sebagai ajang promosi, pemasaran, sekaligus pemberdayaan ekonomi lokal dengan menghadirkan beragam produk unggulan masyarakat, serta memberikan ruang interaksi antara pelaku usaha dan konsumen. Kegiatan ini akan berlangsung bertepatan dengan event Pacuan Kuda di Gelora pada tanggal 22 Juli hingga 02 Agustus 2025, sehingga diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung sekaligus meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM daerah

Sosialisasi Pengelolaan Pasar: Wujudkan Pasar Wee Karou yang Bersih, Aman, dan Nyaman bagi Masyarakat

Wee Karou, 29 Juli 2025 – Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumba Barat menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Pasar yang diikuti oleh para pengelola pasar dan pedagang di Pasar Wee Karou.

Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai tata kelola pasar yang baik, tertib, dan berkelanjutan. Melalui sosialisasi ini, pengelola maupun pedagang diharapkan dapat memahami peraturan, mekanisme, serta tanggung jawab masing-masing dalam menciptakan suasana pasar yang bersih, aman, tertib, dan nyaman.

Pasar Wee Karou sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Oleh karena itu, keberadaan pasar yang terkelola dengan baik akan berdampak pada peningkatan kepercayaan konsumen, kelancaran aktivitas perdagangan, serta kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Bidang Perdagangan berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan serta penguatan kapasitas bagi para pengelola dan pedagang, sehingga Pasar Wee Karou dapat berfungsi secara optimal sebagai pusat perdagangan rakyat yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Sosialisasi Pengelolaan Pasar bagi Pengelola Pasar

Tujuan pelaksanaan Sosialisasi Pengelolaan Pasar bagi pengelola pasar dan pedagang di Pasar Wee Karou pada tanggal 29 Juli adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai tata kelola pasar yang baik, tertib, dan berkelanjutan. Kegiatan ini dimaksudkan agar pengelola pasar maupun pedagang dapat memahami peraturan, mekanisme, serta tanggung jawab masing-masing dalam mewujudkan pasar yang bersih, aman, tertib, dan nyaman, sehingga Pasar Wee Karou dapat berfungsi secara optimal sebagai pusat perdagangan yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Tera SPBU

Tera Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Sumba Barat dilaksanakan pada Selasa-Rabu (22-23 Juli 2025) di 2 lokasi yaitu SPBU Dian Harapan (22 Juli) dan SPBU Lestari Jaya. Kegiatan ini merupakan Hal wajib setiap SPBU setiap tahunnya sebagai bentuk perlindungan hak konsumen dan Dinas Koperindag menjembatani Pihak Penera dari Sumba Timur untuk melakukan Peneraan di SPBU yang bersangkutan.

Hak Konsumen Terlindungi, Dua SPBU di Sumba Barat Jalani Peneraan Tahunan

Weekarou, 23 Juli 2025 – Dalam rangka menjamin kepastian ukuran serta melindungi hak-hak konsumen, Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumba Barat memfasilitasi kegiatan  Peneraan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang dilaksanakan pada Selasa–Rabu, 22–23 Juli 2025, di dua lokasi yaitu SPBU Dian Harapan (22 Juli) dan SPBU Lestari Jaya (23 Juli).

Peneraan SPBU merupakan kegiatan wajib yang dilakukan setiap tahun sebagai bentuk penjaminan keakuratan takaran pada mesin pengisian BBM, sekaligus sebagai instrumen perlindungan konsumen. Dalam pelaksanaannya, Dinas Koperindag Sumba Barat menjembatani koordinasi dengan pihak **UPT Metrologi Legal Kabupaten Sumba Timur** untuk melakukan peneraan di SPBU yang ada di wilayah Sumba Barat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelayanan SPBU kepada masyarakat dapat semakin transparan, akurat, serta terjamin keadilannya. Selain itu, peneraan juga berfungsi memberikan kepastian usaha bagi pengelola SPBU sehingga kepercayaan konsumen dapat terus terjaga.

Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga berkomitmen untuk memastikan seluruh pelaku usaha di Sumba Barat, khususnya yang bergerak di sektor perdagangan strategis seperti SPBU, mematuhi ketentuan metrologi legal demi terciptanya perdagangan yang tertib, adil, dan melindungi kepentingan masyarakat.

Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat mengikuti Peluncuran Koperasi Merah Putih Secara Daring

Waikabubak|21 Juli 2025. Bupati Sumba Barat dan Wakil Bupati Sumba Barat bersama dengan anggota Forkopimda, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, para pimpinan PD/UK, para Camat, Lurah/Kepala Desa se – Kabupaten Sumba Barat menghadiri acara Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se – Indonesia “BANGUN KOPERASI DARI DESA INDONESIA JAYA”. kegiatan ini bertempat di Aula Kantor Bupati Sumba Barat pada, Senin 21 Juli 2025.

Launching dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo via daring serentak dari Kabupaten Klaten – Jawa Tengah.

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan selaku Ketua Satgas Percepatan Koperasi Merah Putih melaporkan  bahwa sampai dengan saat ini telah terbentuk sebanyak 80.081 yang telah berbadan hukum, dengan harapan kehadiran koperasi mampu melahirkan wajah baru koperasi Indonesia yang modern, efektif dan memberdayakan petani dengan tetap mengedepankan prinsip gotong royong serta ekonomi kerakyatan, dan tidak bergantung pada impor pangan, harus memberdayakan petani dan nelayan sebagai pelaku ekonomi di desa.  Ditegaskan pula peluncuran kelembagaan Kopdes Merah Putih ini adalah Langkah strategis memperkuat ketahanan pangan nasional, kedaulatan ekonomi desa, serta pemberdayaan rakyat melalui sistem koperasi modern yang inklusif dan adil. Disampaikan pula terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan menyatakan dalam 3 (tiga) bulan kedepan seluruh koperasi desa tealh beroperasi, sehingga potensi masyarakat akan tumbuh sentra usaha yang akan semakin menggerakakn ekonomi desa di seluruh Indonesia.

Presiden RI Prabowo Subianto, dalam sambutannya menegaskan peluncuran Kopdes Merah Putih merupakan tindak lanjut dari UUD’45 Pasal 33, menuju sistem ekonomi yang berkeadilan dan berpihak kepada rakyat. Program ini tidak sekedar formalitas, tapi merupakan awal era baru pemberdayaan ekonomi desa melalui sinergitas pemerintah dengan masyarakat serat kekuatan kopreasi lokal secara berkelanjutan.

Presiden juga mengapresiasi antusiasme dari semua unsur Kepala Daerah, Kades/Lurah yang telah mengikuti kegiatan launching ini secara lansung maupun daring. Diharapkan kedepannya koperasi dapat mempunyai gerai sembako, simpan  pinjam, apotik dan progam pelayanan obat gratis untuk masyarakat dengan memperhatikan ketersediaan anggaran, memaksimalkan  fungsi koperasi dimulai dari sarana dan prasarana koperasi harus tersedia dengan pengelolaannya menggunakan teknologi digitalisasi.

Konsep koperasi adalah gotong royong menuju kemandirian ekonomi, dimana melalui kelembagaan koperasi pemerintah berupaya menekan praktik rentenir dan mempermudah akses kebutuhan pokok serta layanan keuangan dan memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran.

Presiden melaunching program ini secara resmi yang ditandai dengan menekan tombol sirene sebagai penanda peluncuran secara nasional Kelembagaan Koperasi Desa.

Tim DKIPS

Sosialisasi Metrologi Legal di Pasar Wee Karou: Wujudkan Perdagangan yang Adil dan Transparan

Wee Karou, 19 Juni 2025 – Dalam upaya menciptakan perdagangan yang adil, transparan, dan terpercaya, Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumba Barat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Metrologi Legal** bagi para pedagang di Pasar Wee Karou pada 16–19 Juni 2025 pukul 10.00–13.00 WITA.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pedagang mengenai pentingnya penggunaan alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) yang sesuai dengan ketentuan hukum. Melalui sosialisasi tersebut, para pedagang dibekali pengetahuan praktis tentang cara memastikan keakuratan timbangan dan takaran, sehingga transaksi perdagangan dapat berlangsung dengan jujur dan akuntabel.

Sosialisasi Metrologi Legal juga menjadi langkah strategis dalam melindungi konsumen dari potensi kerugian akibat penggunaan alat ukur yang tidak sesuai standar. Selain itu, kegiatan ini mendorong peningkatan citra dan kepercayaan masyarakat terhadap para pedagang serta memperkuat posisi Pasar Wee Karou sebagai pusat perdagangan rakyat yang berintegritas.

Dengan adanya sosialisasi ini, Dinas Koperindag Sumba Barat berharap terwujud kesadaran kolektif di kalangan pedagang untuk menjunjung tinggi kejujuran dalam perdagangan, demi terciptanya iklim usaha yang sehat, berkeadilan, dan berdaya saing.